AKU KANGEN FIKRI !!!
Senin, 22 Desember 2014
Selasa, 07 Oktober 2014
oktober TRAGIS
Tuhan
inikah jawaban doa doa hambaMu selama ini
aku siap dengan segala rencanaMu Tuhan
aku yakin ini terbaik untukku
aku masih mencoba menerima ini semua Tuhan
kenapa disaat aku harus mengerjakan TUGAS AHIRKU !
apa ini waktu yang tepat agar aku lebih konsen dengan TUGAS AHIRKU
berat Tuhan :(
aku ingin terbangun jika memang ini semua mimpi
aku ingin memperbaiki sikapku jika ini hanya sebuag mimpi
tapi , ini nyata Tuhan ..
aku telah kehilangannya , kehilangan orang yang seharusnya selalu ada dan mensuport aku saat ini
aku rapuh Tuhan
maav kn bila hambaMu mengeluh dengan semua ini ,
aku terlalu menyayanginyaaaaaaaaaaa !
inikah jawaban doa doa hambaMu selama ini
aku siap dengan segala rencanaMu Tuhan
aku yakin ini terbaik untukku
aku masih mencoba menerima ini semua Tuhan
kenapa disaat aku harus mengerjakan TUGAS AHIRKU !
apa ini waktu yang tepat agar aku lebih konsen dengan TUGAS AHIRKU
berat Tuhan :(
aku ingin terbangun jika memang ini semua mimpi
aku ingin memperbaiki sikapku jika ini hanya sebuag mimpi
tapi , ini nyata Tuhan ..
aku telah kehilangannya , kehilangan orang yang seharusnya selalu ada dan mensuport aku saat ini
aku rapuh Tuhan
maav kn bila hambaMu mengeluh dengan semua ini ,
aku terlalu menyayanginyaaaaaaaaaaa !
Sabtu, 12 April 2014
Minggu, 16 Maret 2014
Reoni
kalao uda ngumpul sama temen lama , bawaannya ngomong muluu , ngomong jaman dulu ngomong yang sekarang bahkan buat masa mendatang juga . Cepet banget waktu berlalu ketika kumpul sama temen lama . Thx GOD i have friends like there , i can't life without they are .
Jumat, 28 Februari 2014
Operasi Luka bakar dengan Laser
Bagi sebagian orang, bekas luka akibat terbakar, khususnya di bagian wajah, bisa menurunkan rasa percaya diri. Oleh sebab itu, mereka mencoba menghilangkan bekas luka tersebut dengan operasi plastik.
Eddy Karta, dokter spesialis kulit dan penyakit kelamin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, mengatakan, operasi plastik umumnya dilakukan untuk menggantikan kulit yang rusak dan tidak mampu melakukan regenerasi lagi.
"Jadi dilakukan pencangkokan, kulit dari daerah lain yang serupa," ungkapnya. Operasi plastik biasanya ditempuh kalau luka bakar sangat parah.
Marganda, dokter Rumah Sakit Omni Alam Sutera, Tangerang, menambahkan bahwa orang melakukan operasi plastik kalau luka bakar berada di daerah wajah dan leher atau biasa disebut dengan daerah kosmetik. Jadi, "Alasannya lebih untuk memperbaiki penampilan seseorang," ujarnya.
Maklum, kerusakan pada daerah kosmetik, terutama pada perempuan, bisa menurunkan rasa percaya diri mereka saat berinteraksi di masyarakat.
Selain operasi plastik, ada juga cara lain untuk menyembuhkan luka bakar. Salah satunya dengan penyinaran laser untuk melunakkan bekas luka bakar atau keloid. Penyinaran ini juga untuk menyamaratakan warna kulit.
Nah, kalau luka bakar bersifat ringan dan hanya mengakibatkan vitiligo, penderita luka bakar tak perlu melakukan operasi plastik. Vitiligo adalah penyakit kulit yang timbul akibat warna kulit berkurang dan menimbulkan bercak-bercak putih pada kulit.
Penderita luka bakar bisa menyembuhkan luka bakar dengan berjemur pada pagi hari. Sinar matahari pagi yang bagus untuk melakukan terapi bisa diperoleh antara pukul 09.00 dan 10.00.
Marganda mengatakan, jika Anda merawat sendiri luka bakar, maka sebaiknya tidak menutup luka bakar dengan kain, plastik, atau plester. Cara itu justru akan menghambat proses penyembuhan luka bakar.
Selain sirkulasi udara tidak baik bagi luka, pembalut juga bisa memperparah karena luka akan menempel. Selain itu, jika pembalut dilepas, maka permukaan luka akan tertarik. "Cukup bersihkan saja lukanya dengan obat antiseptik," kata Marganda.
Saat penyembuhan, pasien sangat disarankan banyak mengonsumsi suplemen atau makanan mengandung vitamin A, B kompleks, dan vitamin C. Penderita luka bakar juga sebaiknya banyak mengonsumsi mineral karena mereka biasanya banyak kehilangan cairan dalam tubuh. (Sofyan Nur Hidayat)
http://health.kompas.com/read/2010/09/29/11203924/Dari.Cangkok.Kulit.hingga.Laser
Perawat yang terlalu banyak beban kerja, Risiko Kematian Hantui Pasien
Tak hanya kemampuan dokter yang memengaruhi keselamatan pasien. Performa kerja dan pengetahuan perawat di rumah sakit pun merupakan faktor penting. Sebuah investigasi di sembilan negara Eropa menunjukkan bahwa pasien lebih berisiko menghadapi kematian jika ditangani perawat yang terlalu banyak mendapat beban kerja.
Dalam penelitian itu, para ilmuwan mengamati rasio keselamatan hidup pasien pasca operasi di 300 rumah sakit, kemudian membandingkannya dengan beban kerja dan latar pendidikan perawat. Sembilan negara yang menjadi target penelitian adalah Belgia, Inggris, Finlandia, Irlandia, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.
Mereka meneliti data operasi lebih dari 420.000 pasien berusia di atas 50 tahun. Pasien-pasien tersebut biasanya melakukan operasi umum seperti penggantian lutut atau panggul, operasi usus buntu, atau operasi kantung empedu.
Dalam 30 hari masa pengamatan, persentase kematian pasien pasca operasi rata-rata berangka kecil. Jumlahnya berkisar dari 1% hingga 1,5% tergantung di negara mana pengamatan dilakukan.
Meski demikian, dalam satu negara, rasio kematian sangat bervariasi antara satu rumah sakit dengan rumah sakit lain. Di sebuah rumah sakit rasio kematian pasien setelah operasi lebih sedikit dari 1% sedangkan di rumah sakit lain lebih dari 7%.
Dua faktor utama yang berkorelasi dengan bervariasinya rasio kematian itu adalah beratnya beban kerja perawat dan tingkat pendidikan perawat.
Di rumah sakit di mana seorang perawat menangani enam pasien dan 60% perawat merupakan sarjana, risiko kematian pasien 33% lebih rendah dibanding di rumah sakit di mana seorang perawat menangani delapan pasien dan hanya 30% perawat saja yang merupakan sarjana.
Setiap tambahan satu pasien yang ditambahkan ke beban kerja perawat, maka risiko kematian pasien akan meningkat sebesar 7%. Setiap tambahan 10% dalam jumlah perawat yang memiliki gelar sarjana, risiko kematian pasien berkurang 7%.
"Pengurangan jumlah staf perawat untuk mengurangi pengeluaran berdampak negatif untuk pasien. Peningkatan pendidikan sarjana bagi perawat dapat mengurangi kematian di rumah sakit." Demikian tertulis dalam hasil penelitian yang dimuat dalam The Lancet itu.
Temuan itu hampir seperti cerminan dari temuan penelitian sebelumnya yang dilakukan di Amerika. Demikian ungkap Linda Aiken, profesor di University of Pennsylvania School of Nursing yang merupakan pimpinan penelitian.
"Data kami menunjukkan bahwa level staf perawat di rumah sakit bisa membantu menurunkan tingkat kematian akibat operasi, dan yang menjadi tantangan adalah anggapan umum yang menyatakan bahwa 'pengalaman lebih penting dibanding pendidikan mereka'." Demikian papar Aiken dalam sebuah rilis pers seperti dilansir Asiaone dan ditulis pada Jumat (28/2/2014).
http://health.detik.com/read/2014/02/28/161146/2511613/763/jika-perawat-terlalu-banyak-beban-kerja-risiko-kematian-hantui-pasien
Dalam penelitian itu, para ilmuwan mengamati rasio keselamatan hidup pasien pasca operasi di 300 rumah sakit, kemudian membandingkannya dengan beban kerja dan latar pendidikan perawat. Sembilan negara yang menjadi target penelitian adalah Belgia, Inggris, Finlandia, Irlandia, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.
Mereka meneliti data operasi lebih dari 420.000 pasien berusia di atas 50 tahun. Pasien-pasien tersebut biasanya melakukan operasi umum seperti penggantian lutut atau panggul, operasi usus buntu, atau operasi kantung empedu.
Dalam 30 hari masa pengamatan, persentase kematian pasien pasca operasi rata-rata berangka kecil. Jumlahnya berkisar dari 1% hingga 1,5% tergantung di negara mana pengamatan dilakukan.
Meski demikian, dalam satu negara, rasio kematian sangat bervariasi antara satu rumah sakit dengan rumah sakit lain. Di sebuah rumah sakit rasio kematian pasien setelah operasi lebih sedikit dari 1% sedangkan di rumah sakit lain lebih dari 7%.
Dua faktor utama yang berkorelasi dengan bervariasinya rasio kematian itu adalah beratnya beban kerja perawat dan tingkat pendidikan perawat.
Di rumah sakit di mana seorang perawat menangani enam pasien dan 60% perawat merupakan sarjana, risiko kematian pasien 33% lebih rendah dibanding di rumah sakit di mana seorang perawat menangani delapan pasien dan hanya 30% perawat saja yang merupakan sarjana.
Setiap tambahan satu pasien yang ditambahkan ke beban kerja perawat, maka risiko kematian pasien akan meningkat sebesar 7%. Setiap tambahan 10% dalam jumlah perawat yang memiliki gelar sarjana, risiko kematian pasien berkurang 7%.
"Pengurangan jumlah staf perawat untuk mengurangi pengeluaran berdampak negatif untuk pasien. Peningkatan pendidikan sarjana bagi perawat dapat mengurangi kematian di rumah sakit." Demikian tertulis dalam hasil penelitian yang dimuat dalam The Lancet itu.
Temuan itu hampir seperti cerminan dari temuan penelitian sebelumnya yang dilakukan di Amerika. Demikian ungkap Linda Aiken, profesor di University of Pennsylvania School of Nursing yang merupakan pimpinan penelitian.
"Data kami menunjukkan bahwa level staf perawat di rumah sakit bisa membantu menurunkan tingkat kematian akibat operasi, dan yang menjadi tantangan adalah anggapan umum yang menyatakan bahwa 'pengalaman lebih penting dibanding pendidikan mereka'." Demikian papar Aiken dalam sebuah rilis pers seperti dilansir Asiaone dan ditulis pada Jumat (28/2/2014).
http://health.detik.com/read/2014/02/28/161146/2511613/763/jika-perawat-terlalu-banyak-beban-kerja-risiko-kematian-hantui-pasien
Minum Air Hangat Saat Diet Bantu Turunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?
Beberapa teori mengatakan bahwa air putih hangat merupakan minuman pertama yang dianjurkan setelah bangun tidur. Ada pula yang menyebutkan menambah madu dalam air hangat akan membantu meningkatkan fungsi pencernaan. Lantas adakah pengaruhnya minum air hangat dengan penurunan berat badan?
Dikutip dari Health Me Up, Jumat (28/2/2014), minum air hangat sebelum sarapan memungkinkan Anda untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori per hari. Meskipun demikian, studi membuktikan hal tersebut hanya efektif bagi mereka yang berusia di atas 35 tahun. Selain itu, minum air hangat di pagi hari juga membantu mengontrol nafsu makan, menghidrasi tubuh dan mengalir lebih cepat di dalam perut dibandingkan dengan air dingin.
Alasan lain mengapa sangat penting untuk cukup minum air putih hangat adalah karena karena tubuh memiliki 'kewajiban' untuk menyesuaikan suhu air ke suhu tubuh. Kondisi ini secara alami tentu akan meningkatkan metabolisme dan membantu proses penurunan berat badan.
Oleh karena itu, untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, tak ada salahnya untuk lebih banyak mengonsumsi air putih dalam suhu hangat agar kalori yang terbakar juga semakin banyak. Minum air hangat sebelum makan juga membantu mengurangi nafsu makan dan membuat kenyang.
Satu hal yang perlu diingat, manfaat maksimal air hangat untuk menurunkan berat badan hanya dapat diperoleh jika Anda mengonsumsinya tanpa bahan tambahan lain secara berlebihan. Misalnya jika Anda lebih memilih untuk membuat teh manis hangat, maka meskipun suhunya hangat tetap tak membantu proses pembakaran kalori. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula atau pemanis yang digunakan.
Jika air putih dirasa membosankan, Anda bisa menambahkan cita rasa alami lain dari irisan atau tetesan buah segar seperti lemon, mentimun, atau jeruk nipis. Anda juga bisa menambahkan jahe atau daun mint. Cara lain memanfaatkan air hangat untuk menurunkan berat badan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah dengan membuat teh herbal tanpa gula.
http://health.detik.com/read/2014/02/28/094255/2510999/1410/minum-air-hangat-saat-diet-bantu-turunkan-berat-badan-mitos-atau-fakta
Dikutip dari Health Me Up, Jumat (28/2/2014), minum air hangat sebelum sarapan memungkinkan Anda untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori per hari. Meskipun demikian, studi membuktikan hal tersebut hanya efektif bagi mereka yang berusia di atas 35 tahun. Selain itu, minum air hangat di pagi hari juga membantu mengontrol nafsu makan, menghidrasi tubuh dan mengalir lebih cepat di dalam perut dibandingkan dengan air dingin.
Alasan lain mengapa sangat penting untuk cukup minum air putih hangat adalah karena karena tubuh memiliki 'kewajiban' untuk menyesuaikan suhu air ke suhu tubuh. Kondisi ini secara alami tentu akan meningkatkan metabolisme dan membantu proses penurunan berat badan.
Oleh karena itu, untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, tak ada salahnya untuk lebih banyak mengonsumsi air putih dalam suhu hangat agar kalori yang terbakar juga semakin banyak. Minum air hangat sebelum makan juga membantu mengurangi nafsu makan dan membuat kenyang.
Satu hal yang perlu diingat, manfaat maksimal air hangat untuk menurunkan berat badan hanya dapat diperoleh jika Anda mengonsumsinya tanpa bahan tambahan lain secara berlebihan. Misalnya jika Anda lebih memilih untuk membuat teh manis hangat, maka meskipun suhunya hangat tetap tak membantu proses pembakaran kalori. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula atau pemanis yang digunakan.
Jika air putih dirasa membosankan, Anda bisa menambahkan cita rasa alami lain dari irisan atau tetesan buah segar seperti lemon, mentimun, atau jeruk nipis. Anda juga bisa menambahkan jahe atau daun mint. Cara lain memanfaatkan air hangat untuk menurunkan berat badan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah dengan membuat teh herbal tanpa gula.
http://health.detik.com/read/2014/02/28/094255/2510999/1410/minum-air-hangat-saat-diet-bantu-turunkan-berat-badan-mitos-atau-fakta
6 Cara Alami Ini Hindarkan Ibu Hamil dari Stretch Mark
Masa kehamilan bisa jadi momen-momen membahagiakan bagi para wanita. Hanya saja, ada salah satu kekhawatiran para ibu hamil selama mengandung selain bertambahnya berat badan yang berlebih yakni timbulnya stretch mark.
Menurut penelitian, minum banyak air selama kehamilan membantu mencegah stretch mark. Sebab, minum banyak air membuat tubuh tetap terhidrasi. Saat hamil, kulit akan mulai meregang dan jika kondisi kulit kering, maka stretch mark akan mudah terbentuk. Dikutip dari Boldksy, Jumat (28/2/2014) selain minum cukup air ini dia cara alami untuk cegah timbulnya stretch mark:
1. Hindari menggaruk
Ketika hamil memang ada kecenderungan kulit akan terasa gatal. Oleh karena itu usahakan jangan menggaruk kulit yang gatal untuk menghindari stretch mark. Dengan menggaruk, justru akan timbul bekas luka garuk dan stretch mark yang sulit untuk dihilangkan.
2. Gunakan minyak zaitun dan putih telur
Yang perlu Anda lakukan untuk mencegah stretch mark saat hamil adalah memijat perut Anda dengan minyak zaitun. Kandungan minyak zaitun akan menjaga kulit tetap lentur sekaligus menghilangkan rasa gatal di kulit. Jika tak ingin mneggunakan minyak zaitun, gunakan saja putih telur dan usapkan ke kulit perut. Putih telur bisa membantu mencegah stretch mark akibat kulit yang meregang.
3. Banyak olahraga
Rutin olahraga membantu kulit mempertahankan elastisitasnya dengan meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh. Sehingga, cara ini bisa mencegah timbulnya stretch mark saat hamil.
4. Konsumsi makanan kaya vitamin E
Sama seperti minyak zaitun, vitamin E juga bermanfaat untuk mencegah stretch mark. Misalnya saja shea butter yang kaya akan vitamin E bisa Anda gunakan sebagai pelembab kulit selama hamil.
5. Gunakan gel lidah buaya
Gel lidah buaya merupakan obat alami dan terbaik untuk mencegah stretch mark selama hamil. Ramuan ini juga dianggap sebagai obat yang tepat untuk menghilangkan stretch mark usai mengandung.
6. Menjaga berat badan
Sangat perlu bagi ibu hamil untuk menjaga berat badannya. Peningkatan berat badan yang berlebih bisa memperlambat sirkulasi aliran darah sehingga memperbesar risiko timbulnya stretch mark.
Menurut penelitian, minum banyak air selama kehamilan membantu mencegah stretch mark. Sebab, minum banyak air membuat tubuh tetap terhidrasi. Saat hamil, kulit akan mulai meregang dan jika kondisi kulit kering, maka stretch mark akan mudah terbentuk. Dikutip dari Boldksy, Jumat (28/2/2014) selain minum cukup air ini dia cara alami untuk cegah timbulnya stretch mark:
1. Hindari menggaruk
Ketika hamil memang ada kecenderungan kulit akan terasa gatal. Oleh karena itu usahakan jangan menggaruk kulit yang gatal untuk menghindari stretch mark. Dengan menggaruk, justru akan timbul bekas luka garuk dan stretch mark yang sulit untuk dihilangkan.
2. Gunakan minyak zaitun dan putih telur
Yang perlu Anda lakukan untuk mencegah stretch mark saat hamil adalah memijat perut Anda dengan minyak zaitun. Kandungan minyak zaitun akan menjaga kulit tetap lentur sekaligus menghilangkan rasa gatal di kulit. Jika tak ingin mneggunakan minyak zaitun, gunakan saja putih telur dan usapkan ke kulit perut. Putih telur bisa membantu mencegah stretch mark akibat kulit yang meregang.
3. Banyak olahraga
Rutin olahraga membantu kulit mempertahankan elastisitasnya dengan meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh. Sehingga, cara ini bisa mencegah timbulnya stretch mark saat hamil.
4. Konsumsi makanan kaya vitamin E
Sama seperti minyak zaitun, vitamin E juga bermanfaat untuk mencegah stretch mark. Misalnya saja shea butter yang kaya akan vitamin E bisa Anda gunakan sebagai pelembab kulit selama hamil.
5. Gunakan gel lidah buaya
Gel lidah buaya merupakan obat alami dan terbaik untuk mencegah stretch mark selama hamil. Ramuan ini juga dianggap sebagai obat yang tepat untuk menghilangkan stretch mark usai mengandung.
6. Menjaga berat badan
Sangat perlu bagi ibu hamil untuk menjaga berat badannya. Peningkatan berat badan yang berlebih bisa memperlambat sirkulasi aliran darah sehingga memperbesar risiko timbulnya stretch mark.
http://health.detik.com/read/2014/02/28/163118/2511699/1299/6-cara-alami-ini-hindarkan-ibu-hamil-dari-stretch-mark?l992206755
Kamis, 02 Januari 2014
Terpukau
Aku sungguh sangat bermimpi
Untuk mendampingi hatimu
Ku masih terus bermimpi
Sangat besar harapanku
Tuk hidup berdua denganmu
Denganmu aku sempurna
Denganmu ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat aku terpukau
just do it
ada kalanya kita diposisi yang terendah , tapi jangan sesali itu karna yakinlah Tuhan mempunyai rencana yang lebih indah dari yang kita rencanakan :)
Langganan:
Postingan (Atom)












